Olahraga


DASAR-DASAR OLAHRAGA MENEMBAK

          Menembak adalah olahraga yang membutuhkan suatu konsentrasi yang tinggi. Untuk membentuk seorang menjadi petembak yang baik, disamping motivasi dari yang bersangkutan, banyak faktor lain yang perlu diperhatikan, seperti kondisi kesiapan fisik, pengetahuan akan teori dasar menembak dan lain-lainnya.

Banyak petembak yang berlatih bersama tetapi hanya segelintir saja yang mempunyai prestasi baik. Seorang petembak yang baik adalah yang dapat sepenuhnya mengontrol dirinya sendiri baik mental maupun fisiknya. Olahraga menembak adalah latihan mengendalikan diri. Disiplin dalam berlatih dan mengulang keberhasilan adalah kunci keberhasilan seorang petembak.

Prinsip-prinsip dasar untuk dapat menguasai olahraga menembak adalah penguasaan secara sempurna baik taktik maupun teknik menembak, yang didukung oleh faktor-faktor fisik dan psikis, yang dilandasi pada kemauan dan kemampuan diri untuk dapat menjadi seorang penembak yang baik.

           Sejarah Olimpiade banyak diisi dengan berbagai cerita mengenai atlet-atlet yang berhasil mengatasi berbagai macam kesulitan luar biasa untuk merebut medali emas, namun kisah kembalinya Karoly Takacs mungkin adalah yang terbaik. Takacs adalah bagian tim juara dunia menembak pistol Hongaria pada tahun 1938 ketika geranat tentara meledak di tangan kanannya. Sepuluh tahun kemudian dia memenangkan dua medali emas pertama untuk kelas pistol rapid-fire, setelah mengajari dirinya sendiri untuk menembak dengan tangan kiri.

Dalam olah raga dimana pusat sasaran tembak terlihat hanya sebesar titik, olah raga dimana penembak berkompetisi di tengah kebisingan yang kacau dan harus berkonsentrasi melakukan tembakan dengan jarak waktu yang sangat singkat, pencapaian Takacs sangatlah luar biasa.

Dari hanya tiga kelas yang dipertandingkan dalam Olimpiade 1986 hingga saat ini mencapai 15 kategori dewasa ini, olah raga ini berkembang dengan stabil. Lompatan tersebut di antaranya dimungkinkan oleh berkembangnya teknologi persenjataan dan peralatannya, yang mengakibatkan perubahan yang konstan dalam kompetisi tembak. Namun itu juga dapat menunjukkan semangat para penembak atas olah raganya ini.

Kompetisi
Dalam Olimpiade ada 15 kelas yang dipertandingkan: enam untuk putri dan sembilan untuk putra.

Pertandingan menembak dibagi menjadi tiga grup yang berbeda: kelas 
rifle, pistol, danshotgun. Pertandingan kelas pistol dan rifle dilaksanakan dengan jarak tembakan antara penembak dengan sasarannya sejauh 10 meter, 25 meter, dan 50 meter. Pada pertandingan kelas shotgun, peserta mengincar sasaran yang terbuat dari tanah liat yang diputar ke berbagai arah yang berbeda.

Kelas yang dipertandingkan
  • 10m air pistol (60 tembakan) Putra
  • 10m air rifle (60 tembakan) Putra
  • 25m rapid fire pistol (60 tembakan) Putra
  • 50m pistol (60 tembakan) Putra
  • 50m rifle 3 positions (3x40 tembakan) Putra
  • 50m rifle prone (60 tembakan) Putra
  • double trap (150 targets) Putra
  • skeet (125 targets) Putra
  • trap (125 targets) Putra
  • 10m air pistol (40 tembakan) Putri
  • 10m air rifle (40 tembakan) Putri
  • 25m pistol (30+30 tembakan) Putri
  • 50m rifle 3 positions (3x20 tembakan) Putri
  • skeet (75 targets) Putri
  • trap (75 targets) Putri


Tidak ada komentar:

Posting Komentar